Mechanical - Electrical Engineering

Kamis, 07 November 2013

Sistem Pentanahan Gardu Induk


Sistem pengetanahan peralatan – peralatan pada gardu induk biasanya menggunakan konduktor yang ditanam secara horizontal, dengan bentuk kisi kisi (grid). Konduktor pengetanahan biasanya terbuat dari batang tembaga keras dan memiliki konduktifitas tinggi, terbuat dari kabel tembaga yang dipilin (bare stranded copper) dengan luas penampang 150 mm2 dan mempunyai kemampuan arus hubung tanah sebesar 25 kA selama 1 detik. Konduktor ini ditanam sedalam kira – kira 30 cm – 80 cm atau bila di bawah kepala pondasi sedalam kira – kira 25 cm.

Luas kisi – kisi didaerah switchyard, sesuai dengan peralatan – peralatan yang ada, dibatasi maksimum 10 m x 5 m. Kisi – kisi pengetanahan bersambungan satu dengan yang lainnya dan dihubungkan dengan batang pengetanahan yang terdiri dari batang tembaga. Batang tembaga ini berdiameter 15 mm, panjang 3,5 m, ditanam dengan kedalaman minimal sama dengan panjang batang itu sendiri. Selanjutnya batang pengetanahan ini disebut titik pengetanahan.

Untuk pengetanahan rangka atau badan dari pealatan dan struktur digunakan batang – batang pengetanahan yang mempunyai luas penampang sama dengan luas penampang kisi – kisi pengetanahan. Semua dasar isolator – isolator, terminal – terminal pengetanahan dan pemisah pengetanahan, netral trafo arus dan trafo tenaga, dasar penangkap petir (lightning arrester) dan struktur dihubungkan dengan kisi – kisi pengetanahan. Pagar switchyard yang terbuat dari besi / logam dan terisolir dari tanah diketanahkan melalui batang tembaga ( 35 mm2 ) panjang 1 meter serta ditanam diluar pagar sedalam 50 cm dengan jarak lebih dari 5 meter terhadap kisi – kisi pengetanahan utama.

Tujuan pentanahan gardu induk adalah untuk mencegah meluasnya gangguan yang timbul akibat kenaikan potensial tanah ketika ada arus gangguan baik yang berasal dari  peralatan maupun dari luar peralatan guna memberikan perlindungan yang  handal serta menjamin kesinambungan kerja dari sistem. Dengan hanya mengurangi tanahan pentanahan, gardu tidak cukup aman. Karenanya dibutuhkan system pentanahan sedemikian sehingga gradient potensial dan tegangan kontak seluruhnya seragam ada nilainya kurang dari harga yang ditetapkan.

Fungsi pentanahan gardu induk yaitu untuk membatasi tegangan yang mungkin timbul diantara peralatan dengan peralatan, peralatan dengan tanah dan meratakan gradient tegangan yang timbul pada permukaan tanah akibat arus kesalahan yang mengalir dalam tanah. Batas tegangan yang diinginkan ialah sekecil mungkin bagi orang yang berada didalam/sekitar gardu induk.

0 komentar:

Posting Komentar