Mechanical - Electrical Engineering

Rabu, 02 Oktober 2013

Gardu Distribusi


Gardu Distribusi adalah suatu bangunan gardu listrik berisi atau terdiri dari instalasi Perlengkapan Hubung Bagi Tegangan Menengah (PHB-TM), Trafo Distribusi, dan Perlengkapan Hubung Bagi Tegangan Rendah (PHB-TR) untuk memasok kebutuhan daya listrik bagi para pelanggan baik dengan Tegangan Menengah (TM 20kV) maupun Tegangan Rendah (TR 220/380 V). Konstruksi Gardu Distribusi dirancang berdasarkan optimalisasi biaya terhadap maksud dan tujuan penggunaannya yang kadang kala harus disesuaikan dengan peraturan pemerintah daerah setempat.

Secara garis besar gardu distribusi dibedakan atas :

a. Jenis pemasangannya
Gardu pasangan luar : Gardu Portal, Gardu Cantol
Gardu pasangan dalam : Gardu Beton, Gardu Kios
b. Jenis konstruksinya
Gardu beton
Gardu tiang
Gardu kios
c. Jenis penggunaannya
Gardu pelanggan umum
Gardu pelanggan khusus 
 
Khusus untuk pengertian dari Gardu Hubung adalah gardu yang ditujukan untuk memudahkan manuver pembebanan dari satu penyulang ke penyulang lain yang dapat dilengkapi / tidak dilengkapi Remote Terminal Unit (RTU). Untuk fasilitas ini biasanya dilengkapi fasilitas DC Supply dari Trafo Distribusi pemakaian sendiri atau Trafo Distribusi untuk umum yang diletakkan dalam satu kesatuan.

Gardu Tiang

Bahan tiang : Beton, Besi, Kayu

Gardu Portal
 
Gardu portal dan bagan satu garis
Umumnya konfigurasi gardu tiang yang dicatu dari SUTM adalah T section dengan peralatan pengaman, Fuse Cut-Out (FCO) sebagai pengaman hubung singkat transformator dengan elemen pelebur (pengaman lebur Link type expulsion) dan Lightning Arrester (LA) sebagai sarana pencegah naiknya tegangan pada transformator akibat surja petir.

Untuk gardu tiang pada sistem jaringan lingkaran terbuka (open-loop), seperti pada sistem distribusi dengan saluran kabel bawah tanah, konfigurasi peralatan adalah π section dimana transformator distribusi dapat dicatu dari arah berbeda yaitu posisi incoming-outgoing atau dapat sebaliknya. 

Bagan satu garis konfigurasi π section

Guna mengatasi faktor keterbatasan ruang pada gardu portal, maka digunakan konfigurasi switching/proteksi yang sudah terangkai sebagai Ring Main Unit (RMU). Peralatan incoming-outgoing berupa Pemutus Beban Otomatis (PBO) atau Circuit Breaker (CB) yang bekerja secara manual atau digerakkan dengan remote control.

Gardu Cantol

Gardu Cantol
Pada gardu distribusi tipe Cantol, transformator yang terpasang adalah transformator dengan daya ≤ 100 kVA fase 3 atau fase 1. Transformator terpasang adalah jenis Completely Self Protected Transformer (CSP) yaitu peralatan switching dan proteksinya sudah terpasang lengkap dalam tangki transformator.

Perlengkapan perlindungan tambahan transformator yaitu Lightning Arrester (LA) yang dipasang terpisah dengan penghantar pembumiannya dan dihubungkan langsung dengan body transformator. Perlengkapan Hubung Bagi Tegangan Rendah (PHB-TR) maksimum 2 saluran dengan saklar pemisah pada sisi masuk dan pengaman lebur (type NH-NT) sebagai pengaman saluran. Semua Bagian Konduktif Terbuka (BKT) dan Bagian Konduktif Ekstra (BKE) dihubungkan dengan pembumian sisi Tegangan Reandah (TR).

Gardu Beton

Gardu Beton
Seluruh komponen instalasi yaitu transformator dan peralatan switching/proteksi terangkai didalam bangunan yang dirancang, dibangun, dan difungsikan dengan konstruksi pasangan batu dan beton (masonrywall building). Konstruksi ini dimaksudkan untuk pemenuhan persyaratan terbaik bagi keselamatan ketenagalistrikan.

Gardu Kios

Gardu Kios

Gardu tipe ini adalah bangunan prefabricated terbuat dari konstruksi baja, fiberglass, atau kombinasinya, yang dapat dirangkai di lokasi rencana pembangunan gardu distribusi. Terdapat beberapa jenis konstruksi, yaitu Kios Kompak, Kios Modular, dan Kios Bertingkat. Gardu ini dibangun pada tempat-tempat yang tidak diperbolehkan atau tidak memenuhi standart untuk dibangun gardu beton. Karena sifat mobilitasnya, maka kapasitas transformator distribusi yang terpasang terbatas. Kapasitas maksimum adalah 400 kVA dengan 4 saluran tegangan rendah. 

Khusus untuk Kios Kompak, seluruh seluruh instalasi komponen utama gardu sudah dirangkai selengkapnya di pabrik, sehingga dapat langsung diangkut kelokasi dan disambungkan pada sistem distribusi yang sudah ada untuk difungsikan sesuai tujuannya.

Gardu Pelanggan Umum

Umumnya konfigurasi Gardu Pelanggan Umum adalah π section, sama halnya seperti dengan gardu tiang yang dicatu dari Saluran Kabel Tegangan Menengah (SKTM). Karena keterbatasan lokasi dan pertimbangan keandalan yang dibutuhkan, bisa saja konfigurasi gardu berupa T section dengan catu daya diambil dari PHB-TM gardu terdekat yang sering disebut dengan Gardu Antena. Untuk tingkat keandalan yang dituntut lebih dari Gardu Pelanggan Umum biasa, maka gardu dipasok oleh SKTM lebih dari satu penyulang sehingga jumlah saklar hubung lebih dari satu dan dapat digerakkan secara otomatis (ACOS ; Automatic Change Over Switch) atau secara remote control.

Bagan satu garis konfigurasi π section

Gardu Pelanggan Khusus

Gardu ini dirancang dan dibangun untuk sambungan daya listrik bagi pelanggan ber-daya besar. Selain komponen utama peralatan hubung dan proteksi, gardu ini dilengkapi dengan alat-alat ukur yang dipersyaratkan. Untuk pelanggan dengan daya lebih dari 197 kVA, komponen utama gardu distribusi adalah peralatan PHB-TM, proteksi dan pengukuran Tegangan Menengah. Transformator penurun tegangan berada di sisi pelanggan atau diluar area kepemilikan dan tanggung jawab PT. PLN (Persero). Pada umumnya gardu pelanggan khusus ini dapat juga dilengkapi dengan transformator untuk melayani pelanggan umum.

Bagan satu garis gardu pelanggan khusus
Keterangan

TP     : Pengaman Tansformator
PMB : Pemutus Beban
PT     : Trafo Tegangan
PMT : Pemutus Tenaga
SP     : Sambungan Pelanggan

Gardu Hubung

Gardu Hubung

Gardu Hubung atau disingkat GH atau Switching Substation adalah gardu yang berfungsi sebagai sarana manuver pengendali beban listrik jika terjadi gangguan aliran listrik, program pelaksanaan pemeliharaan atau untuk maksud mempertahankan kontinuitas pelayanan. 

Isi dari Gardu Hubung adalah rangkaian saklar beban (Load Break Switch/LBS), dan atau pemutus tenaga terhubung paralel. Gardu Hubung juga dapat dilengkapi sarana pemutus tenaga pembatas beban pelanggan khusus tegangan menengah. Konstruksi gardu hubung sama dengan konstruksi gardu distribusi tipe beton. Pada ruang dalam Gardu Hubung dapat dilengkapi dengan ruang untuk gardu distribusi yang terpisah dan ruang untuk sarana pelayanan kontrol jarak jauh. 

Berdasarkan kebutuhannya Gardu Hubung terbagi menjadi :

Gardu Hubung untuk 7 buah sel kubikel
Gardu Hubung untuk 7+7 buah sel kubikel
Gardu Hubung untuk 7+7+7 buah sel kubikel

Penggunaan kelompok-kelompok sel tersebut bergantung atas sistem yag digunakan pada suatu daerah operasional, misalnya Spindle, Spotload, Fork, Bunga, dan lain-lain. Spesifikasi teknis Gardu Hubung sama dengan spesifikasi teknis gardu distribusi, kecuali kemampuan Arus Nominal-nya yang bisa berbeda.

3 komentar:

  1. terimakasih banyak gan untuk artikel dan infonya

    salam www.rajalistrik.com

    BalasHapus
  2. siapa yg post ini, saya mau buat daftar pustaka tapi ga ada namanya,,..

    BalasHapus
  3. Klo ambil referensi di website yh alamat website nya aja yg dimasukkan ke daftar pustaka..walau pun sebenarnya yg di website ambil referensi dari buku jg..tp bisa jd dari beberapa buku.. :)

    BalasHapus