Mechanical - Electrical Engineering

Minggu, 24 November 2013

Pertamina Gandeng Celanese Corp Kembangkan Ethanol


Perusahaan raksasa dunia Celanese Corporation sebuah perusahaan yang bergerak dibidang teknologi dan spesialis material asal Amerika Serikat berencana membangun pabrik ethanol dari pencairan batu bara. Perusahaan tersebut akan menggandeng PT Pertamina (persero). Nantinya ethanol tersebut akan dicampurkan ke dalam bahan bakar minyak (BBM) jenis premium. Rencananya proyek pencairan batubara ini akan dilakukan di empat lokasi yaitu Batam, Sumatera Selatan dan dua wilayah di Kalimantan Selatan.

Sebagai gambaran, proyek kerjasama antara Celanese dan Pertamina untuk produksi awal ethanol sebesar 1,1 juta metrik ton pertahun diperkirakan menelan biaya investasi US$2 juta. Kerjasama ini guna mengantisipasi pertumbuhan permintaan bahan bakar jenis premium yang pada tahun 2020 diperkirakan mencapai 3-4 juta ton sehingga nantinya ethanol yang dihasilkan dari pencairan batubara tersebut dicampurkan pada premium sebesar 10 persen diharapkan dapat mengatasi lonjakan permintaan premium tersebut pada tahun 2020.

Konstruksi proyek rencananya akan mulai dilakukan Maret mendatang dan dijadwalkan berproduksi pada akhir tahun, dan kerjasama ini diperkirakan menelan investasi total US$2,5 miliar. Dari investasi Celanese ini diperkirakan akan memberikan devisa bagi pemerintah Indonesia setiap tahun nya yaitu sebesar US$500 juta.

Celanese adalah sebuah perusahaan kimia berasal dari Dallas, Texas, Amerika Serikat. Perusahaan ini memproduksi zat-zat kimia, serat, obat-obatan dan plastik, seperti termoplas selulosa asetat yang digunakan dalam produksi filter rokok.

Celanese diklaim produser produk asetil terbesar di dunia, termasuk asam asetat, monomer vinil asetat dan poliasetal (POM). Celanese beroperasi di Amerika Utara, Eropa dan Asia, termasuk joint venture di China.

Sumber : EBTKE

0 komentar:

Posting Komentar