Mechanical - Electrical Engineering

Minggu, 07 Desember 2014

Konsep Dasar Manajemen


Pengertian Manajemen

Pendapat beberapa ahli tentang definisi atau pengertian dasar manajemen :
  1. Stoner dan Wankel merumusakan bahwa manajemen adalah proses merencanakan, mengorganisir, memimpin, mengendalikan usaha anggota organisasi dalam proses penggunaan sumber daya dalam mencapai tujuan yang ditetapkan.
  2. Mary P. Follet memberi batasan bahwa manajemen adalah seni untuk melaksanakan pekerjaan melalui orang lain.
  3. Terry merumuskan bahwa manajemen adalah proses tertentu yang terdiri dari kegiatan merencanakan mengorganisasikan, menggerakan sumber daya untuk mencapai tujuan yang ditetapkan organisasi.
Dari beberapa definisi tersebut dapat dikatakan bahwa persoalan manajemen behubungan dengan usaha-usaha untuk membangun dan memelihara kerjasama dari sekumpulan orang dalam suatu kesatuan dan memanfaatkan sumber daya lainnya untuk mencapai suatu tujuan tertentu yang telah ditetapkan sebelumnya.

Berdasarkan definisi manajemen tersebut, menunjukan bahwa bahasan yang utama dalam manajemen adalah bagaimana melakukan fungsi-fungsi berikut:
  1. Perencanaan
  2. Pengorganisasian
  3. Memimpin
  4. Pengendalian
Sedangkan unsur manajemen itu sendiri, terdiri dari apa yang dikenal dengan 5M dan 2S yang terdiri dari:
  1. Manusia (Man).
  2. Mesin (Machine).
  3. Material (Material).
  4. Metode (Method).
  5. Money (Uang), ditambah dengan Space (tempat) dan system.

Tingkatan Manajemen

Dalam suatu organisasi pada umumnya mempunyai tingkatan-tingkatan tertentu yang berbeda satu sama lainnya, ada yang disebut tingkatan organisasi yang bersifat operasional atau pelaksana, misalnya operator mesin, ada pula yang bersifat strategis misalnya direksi. Sesuai dengan tingkatan tersebut, dapat dibedakan tingkatan manajemen secara umum. Pada dasarnya ada tiga tingkatan manajemen, yaitu:
  1. Tingkatan manajemen yang terbawah disebut sebagai lower management atau juga firs line management, yaitu tingkatan pada bawah dari suatu organisasi. Fungsi dari tingkatan ini, mengarahkan pekerja operasional seperi mandor dan yang lainnya.
  2. Tingkatan yang kedua adalah middle management, yaitu tingkatan manajemen yang berfungsi mengarahkan kegiatan menejemn kebawah.
  3. Tingkatan yang ketiga adalah top management, yaitu tingkatan manajemen yang paling tinggi dari manajemn, biasanya terdiri dari beberapa orang saja.

Proses Berfikir dalam Manajemen

Sebenarnya proses manajemen sudah dilakukan orang sejak dahulu, yakni sejak menusia membutuhakan untuk hidup berkelompok guna bekerjasama dalam mencapai tujuan yang diinginkan. Awal perkembangan manajemen sebagai disiplin ilmu dimulai pada saat revolusi industri yang merupakan tonggak awal perkembangan manajemen.

Proses Manajemen

Proses manajemn adalah serangkaian kegiatan yang diperlukan umtuk mencapai satu atau beberapa tujuan yang akan memberikan arah dan menyatukan pandangan dari unsur-unsur yang terdapat dalam suatu organisasi. Secara umum proses manajemen dikelompokan menjadi:

1. Penetapan Tujuan (Goal Setting)

Penetapan tujuan merupakan tahapan awal dalam proses manajemen, sedangkan tujuan merupakan sasaran yang akan dicapai organisasi, sehingga manajer mempunyai tugas untuk mengarahkan jalannya organisasi tersebut guna mencapai sasaran organisasi yang telah ditetapkan.

Tujuan organisasi haruslah memenuhi sifat-sifat sebagai berikut:
  • Spesifik, ada kejelasan tentang apa yang ingin dicapai, realistis, bisa dicapai.
  • Terukur, memiliki ikuran tertentu untuk mengukur keberhasilannya.
  • Terbatas waktu atau target tujuan tersebut dicapai dalam batas waktu tertentu.

Adapun pendekatan, dapat dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu top down atau pendekatan dari atas, atau pendekatan down up atau dari bawah.
2. Perencanaan (Planning)

Planning atau perencanaan adalah proses pemilihan informasi atau data-data serta pembuatan asumsi mengenai keadaan dimasa yang akan datang guna merumuskan kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan dalam rangka pencapai tujuan yang telah ditetapkan. Bentuk dari perencanaan tersebut pada dasarnya dapat berupa kebijakan, prosedur, metode, program, anggaran atau standar.

3. Staffing

Staffing adalah berkenaan dengan pengarahan, penempatan, pelatihan dan pengembangan tenaga kerja dalam suatu organisasi. Idealnya prinsip dari tahapan-tahapan proses ini adalah menempatkan oarang yang sesuai pada tempat dan waktu yang tepat.

4. Directing

Directing adalah usaha untuk memobilisasi sumber daya yang dimiliki organisasi agar dapat bermanfaat dan bergerak sesuai dengan tujuan.

5. Supervising

Merupakan interaksi langsung antar individu-individu dengan organisasi guna mencapai kenerja serta tujuan organisasi.

6. Pengendalian (Controling)

Pengendalian merupakan proses penerapan dari apa yang sudah dicapai organisasi, yakni proses evaluasi kinerja yang biasanya kemudian diperlukan untuk melakukan perbaikan-perbaikan sesuai rencana yang telah ditetapkan.

"To Be Continue"

0 komentar:

Posting Komentar