Mechanical - Electrical Engineering

Sabtu, 23 November 2013

Sensor Hidrogen Nano Gap


Hidrogen adalah sumber energi utama untuk masa depan. Ini menghasilkan daya energi tiga kali lipat lebih banyak dari pada bensin dan tidak terkuras habis, serta tidak meninggalkan polutan.

Dunia telah mempelajari potensi energi hidrogen selama beberapa dekade dan upaya telah menyebabkan potensi produksi massal mobil hidrogen dalam sepuluh tahun ke depan. Menghadapi era energi hidrogen, tim ilmuwan Korea telah mengembangkan sensor hidrogen nano-gap yang diproduksi dengan biaya rendah untuk pertama kalinya di dunia.

Tidak ada keraguan bahwa hidrogen adalah energi bersih dan efisien tinggi untuk masa depan. Namun, ada dua masalah untuk energi hidrogen itu diaplikasikan secara penuh yakni masalah penyimpanan dan risiko ledakan. Efisiensi energi hidrogen tergantung pada seberapa banyak hidrogen dapat disimpan dalam ruang tertentu.

Khususnya, hidrogen bereaksi normal pada suhu biasa, tetapi pada suhu tinggi bereaksi secara langsung dengan unsur-unsur lainnya. Jika reaksi kimia dengan oksigen, hidrogen meledak ketika lebih dari 4 persen terpapar di udara. Tetapi deteksi dini dapat mencegah bahaya ledakan itu. Jadi, para ilmuwan telah berupaya keras pada sensor yang dapat memantau kebocoran hidrogen. Namun, sensor hidrogen konvensional terlalu mahal dan sulit untuk membuatnya.

Sumber : www.kbsworld.co/kr/english

0 komentar:

Posting Komentar