Mechanical - Electrical Engineering

Hosting Unlimited Indonesia

Senin, 18 Juli 2011

Detak Jantung Jadi Tenaga Listrik

Detak jantung jadi tenaga listrik
Kehidupan di masa yang akan datang, mungkin saja dunia sudah maju dengan teknologi kecanggihannya. Bahkan, pemilik gadget pemutar musik pun tidak perlu khawatir lagi jika baterai habis di tengah jalan. Hal tersebut telah mendekati kenyataan karena baru-baru ini, sekelompok ilmuwan telah berhasil menemukan sebuah chip kecil yang dapat membangkitkan tenaga listrik dari gerakan alamiah manusia. Maka dari itu, selama masih bernafas dan jantung berdetak, maka pemutar musiknya pun dijamin akan terus menyala.


Diharapkan, temuan ini bakal menghasilkan sebuah perangkat yang bisa menjadikan detak jantung manusia untuk menyuplai berbagai gadget sebagai sumber tenaganya. Penemuan ini dibuat oleh beberapa ilmuwan dari Georgia Institute of Technology. Mereka memanfaatkan kabel nano Zinc Oksida, untuk membangkitkan listrik. Secara teoritis, setiap gerakan tubuh sekecil apapun, bahkan cubitan sebuah jari, bisa digunakan membangkitkan listrik.

Sejauh ini, penelitian yang dipimpin oleh Dr Zhong Lin Wang itu telah berhasil menggunakan teknologi yang mampu mengirimkan sinyal radio dan menghidupkan display LCD serta dioda-dioda dalam rangkaian. Namun Wang cs yakin, penelitian ini akan bisa dikembangkan lebih jauh lagi. Temuan Wang cs ini ribuan kali lebih baik daripada riset yang dilakukan pada teknologi gerak, sebelumnya. Ia menggunakan kabel nano (nanowires) yang ukurannya 500 kali lebih tipis daripada rambut manusia.

Dalam sebuah eksperimennya, lima buah kabel nano itu mampu menghasilkan tenaga yang setara dengan dua buah baterai AA berkapasitas 3 volt dan 1 mikro ampere. Dengan menyusunnya dalam satu stack, kabel nano itu bisa menyuplai listrik kepada perangkat elektronik yang lebih besar lagi, seperti gadget semacam iPod atau ponsel. Diharapkan penemuan ini juga mampu diterapkan di berbagai aplikasi lain pada perangkat yang membutuhkan tenaga listrik yang lebih lama.

0 komentar:

Posting Komentar